Pemberdayaan Masyarakat Desa Kedunggede Mojokerto melalui Pelatihan Produksi Minuman Fermentasi Tepache
Mojokerto – Rumpun Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Kedunggede, Mojokerto. Kegiatan ini mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat Desa Kedunggede Mojokerto melalui Pelatihan Produksi Minuman Fermentasi Tepache sebagai Inovasi Pangan Fungsional dan Peluang Usaha.”

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat melalui transfer pengetahuan dan keterampilan berbasis potensi lokal. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan dengan tepache, yaitu minuman hasil fermentasi yang memanfaatkan kulit nanas sebagai bahan dasar.
Mengenalkan Potensi Kulit Nanas melalui Inovasi Fermentasi
Kegiatan PKM diawali dengan pembukaan dan penyampaian tujuan serta rangkaian kegiatan kepada masyarakat. Selanjutnya, tim pelaksana memberikan pengenalan mengenai tepache, meliputi pengertian, bahan yang digunakan, proses fermentasi, manfaat, serta potensi pengembangannya sebagai produk pangan bernilai tambah.
Selain penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik langsung pembuatan tepache. Masyarakat mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan tahapan pembuatan tepache mulai dari persiapan kulit nanas, pencampuran bahan, proses fermentasi, hingga penyajian.
Kegiatan praktik tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah kulit nanas menjadi produk minuman fermentasi yang menarik dan memiliki nilai guna.
Mendorong Pemanfaatan Pangan Lokal Bernilai Ekonomi
Melalui pelatihan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai proses pembuatan tepache, tetapi juga dikenalkan pada peluang pemanfaatan bahan pangan lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah.
Pengolahan kulit nanas menjadi tepache menjadi salah satu bentuk pemanfaatan bahan pangan lokal yang dapat mendukung konsumsi dan produksi yang lebih bertanggung jawab. Di sisi lain, produk tersebut juga diperkenalkan sebagai salah satu alternatif inovasi pangan yang berpotensi dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi dan peluang usaha berbasis potensi lokal.
Mendukung Sustainable Development Goals (SDGs)
Kegiatan PKM ini memiliki keterkaitan dengan beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu:
- SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui pengenalan produk fermentasi sebagai bagian dari diversifikasi pangan.
- SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, melalui proses transfer pengetahuan dan keterampilan melalui edukasi, demonstrasi, dan diskusi bersama masyarakat.
- SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui pengenalan potensi tepache sebagai produk bernilai ekonomi dan peluang usaha.
- SDG 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui pemanfaatan kulit nanas sebagai bahan baku produk bernilai guna.
Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Desa Kedunggede diharapkan dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengolah potensi pangan lokal. Pelatihan tepache juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong inovasi produk pangan sekaligus membuka peluang pengembangan usaha masyarakat secara berkelanjutan.

Tim Pelaksana
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh tim Rumpun Biologi FMIPA UNESA yang terdiri atas:
- Dr. Rinie Pratiwi Puspitawati, M.Si.
- Putut Rakhmad Purnama, S.Si., M.Si., Ph.D.
- Sari Kusuma Dewi, S.Si., M.Si.
- Dr. Novita Kartika Indah, S.Pd., M.Si.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran Rumpun Biologi FMIPA UNESA dalam mendiseminasikan pengetahuan dan inovasi biologi kepada masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatan potensi lokal untuk mendukung pemberdayaan dan kemandirian masyarakat.