UNESA Selenggarakan Pemantapan OSN IPA Bidang Biologi Tahap 2 Bersama Bina Talenta Indonesia
Surabaya, 10 November 2025 – Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Surabaya (UNESA) berperan aktif dalam mendukung penguatan talenta sains melalui penyelenggaraan Pemantapan OSN IPA Bidang Biologi – Bina Talenta Indonesia Tahap 2, yang berlangsung di Hotel PrimeBiz Surabaya. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari seleksi tahap pertama yang telah dilaksanakan secara daring.
Program pemantapan ini diikuti oleh 20 siswa SMP berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia. Seluruh peserta sebelumnya telah melalui seleksi ketat pada tahap awal, dan pada tahap kedua ini mereka mengikuti pembinaan secara langsung dengan penuh antusias.
Pada kesempatan tersebut, Erlix R. Purnama hadir sebagai pemateri dengan topik “Concept Enforcement: Pemantapan OSN IPA Bidang Biologi.” Materi yang diberikan berfokus pada penguatan konsep-konsep dasar biologi, penyelesaian soal-soal Olimpiade Sains Nasional (OSN), serta strategi berpikir ilmiah yang efektif. Selain menganalisis contoh soal OSN, pemateri juga mengaitkannya dengan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami konsep secara lebih mendalam dan kontekstual.


Peserta dibimbing untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan analitis—kompetensi penting dalam menghadapi tantangan kompetisi OSN IPA 2026. Pembinaan ini tidak hanya memperkuat pemahaman akademik peserta, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri dan kemampuan problem solving yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, UNESA menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan talenta sains nasional. Kegiatan pemantapan ini diharapkan mampu mempersiapkan peserta secara optimal dalam menghadapi OSN IPA 2026, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan dan semangat berprestasi pada generasi muda.
Dengan adanya sinergi antara UNESA dan Bina Talenta Indonesia, kegiatan ini menjadi upaya berkelanjutan dalam mencetak calon ilmuwan masa depan yang mampu berkontribusi pada perkembangan sains, pendidikan, dan pembangunan Indonesia.